PENGKLASTERAN PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN INDIKATOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MENGGUNAKAN METODE FUZZY C-MEANS

Authors

  • DEBBY ARMETIYANA MARGARETTA
  • IZZATI RAHMI HG
  • HAZMIRA YOZZA

DOI:

https://doi.org/10.25077/jmu.10.1.79-86.2021

Abstract

Analisis klaster merupakan salah satu teknik dalam analisis peubah ganda yang bertujuan untuk mengklasterkan objek-objek berdasarkan kesamaan karakteristik yang dimilikinya. Pengklasteran dilakukan berdasarkan pada sifat kemiripan atau sifat ketidakmiripan antar objek. Pada penelitian ini untuk mengklaster provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan salah satu metode dalam fuzzy clustering yaitu fuzzy c-means. Fuzzy c-means adalah suatu teknik pengklasteran data dimana keberadaan tiap-tiap titik data dalam klaster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Berdasarkan hasil pengklasteran menggunakan fuzzy c-means diperoleh pengklasteran provinsi-provinsi di Indonesia sebanyak empat klaster, dimana klaster pertama terdiri atas 6 provinsi, klaster kedua terdiri atas 2 provinsi, klaster ketiga terdiri atas 12 provinsi, dan klaster keempat terdiri atas 14 provinsi. Berdasarkan karakteristik klaster, klaster pertama dikatakan klaster terbaik karena rata-rata pencapaian setiap indikatornya tinggi sedangkan klaster kedua merupakan klaster terendah dibanding klaster lainnya. Kata

Kunci: klaster, Indeks Pembangunan Manusia, Fuzzy C-Means

Downloads

Published

12-01-2021

Issue

Section

Articles